Baca Juga : Polres Tuba Distribusikan Beras Bantuan Peduli Covid-19 Dari Mabes Polri
Tubaba, Kompas Lampung.Com- Tiyuh Indraloka1 Kecamatan way kenanga Mulai menyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020 sebanyak 120 KK penerima.
Pembagian BLT tersebut berlangsung di Balai Tiyuh Indraloka1 kecamatan way kenanga, di hadiri Camat way kenanga, BPT, pendamping desa, aparatur Tiyuh, Anggota DPRD dapil 3 dari fraksi partai demokrat dan hanura Babinkamtibmas, Babinsa Tiyuh Indraloka1 dan seluruh warga penerima BLT.
Kepalo Tiyuh Indraloka1 Jumali, mengatakan penyaluran bantuan langsung tunai BLT Dana Desa tahap pertama berlangsung pada hari ini, minggu (18/05/2020) sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK) penerima.
"Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa ini di rencana kan selama tiga bulan, yaitu bulan April, Mei dan Juni, Namun hari ini kita melangsungkan Pembagian BLT Dana Desa tahap pertama sebesar Rp.600 ribu per Kepala Keluarga (KK), untuk tahapan selanjutnya, kita akan menunggu pencairan Dana Desa tahap kedua," kata nya.
Jumali Menjelaskan, untuk mekanisme warga masyarakat penerima bantuan langsung tunai sudah di lakukan proses penyeleksian mulai RK dan RT seterus nya di musyawarah bersama BPT untuk siapa yang benar-benar pantas mendapatkan nya.
"Setelah dilakukan penyeleksian, kita mendapatkan 120 Kepala Keluarga (KK) yang bersyarat belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah Daerah untuk Pembagian BLT ini kita bagikan berlangsung di Balai Tiyuh Indraloka1 Alhamdulillah berjalan dengan tertib, aman dan lancar," tuturnya.
Di tempat yang sama Juru Tulis Tiyuh Indraloka1 Adi Susanto juga mengatakan, Bagi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa agar dapat menggunakan uang sebagaimana mesti nya, semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga masyarakat saat menghadapi Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19).
"Saya menghimbau untuk seluruh masyarakat khususnya di Tiyuh Indraloka I untuk bisa mematuhi peraturan pemerintah untuk dapat cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutup nya. (Agus)




















