Forgab OPD Kota Metro: Bidang Ekonomi Turunkan Angka Kemiskinan
Pemerintahan

Kamis, 14 Mar 2019 | 19:58:48 WIB, Dilihat 1622 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Forgab OPD Kota Metro: Bidang Ekonomi Turunkan Angka Kemiskinan

Baca Juga : Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro Berlangsung di Kelurahan Margodadi


Kompas Lampung.com, Metro - Forum Gabungan (Forgab) OPD Kota Metro melakukan rapat membahas Bidang Ekonomi guna meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan menurunkan angka kemiskinan. Dalam acara tersebut, berlangsung di OR Setda Kota Metro (14/03/2019).
 

Dalam Rapat ini dipimpin oleh Plt. Asisten III Pemerintah Kota Metro Suwandi, dan dihadiri para Staf Ahli, Kepala Bappeda, Kepala Badan Retribusi Pajak Daerah Kota Metro, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Kota Metro, serta para Camat dan Lurah se-Kota Metro.

 

Dalam sambutan Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo mengatakan, rapat dalam Forgab hari ini merupakan tahap akhir, yang sebelumnya sudah berlangsung selama 3 hari. “Pada rapat pada pagi ini, merupakan langkah kita dalam menyinkronisasikan dari hasil Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, yang akan di sesuai dengan program daerah.

 

Dimana bidang ekonomi memang sangatlah penting, yang mengungkit perekonomian di Kota Metro, guna meningkatkan UMKM dan menurunkan angka kemiskinan di Kota Metro,” ungkap Bangkit.
 

Sedangkan dalam arahan Plt. Asisten III Suwandi mengatakan, rapat ini akan mengadakan ekspos pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian, Dinas Perdagangan, dan Dinas PMPTSP.


 

“Dari pemaparan ke 4 OPD ini akan di sinkronisasikan dan menetapkan prioritas dibidang ekonomi. Serta Forgab pada hari ini terkait dengan rencana kerja daerah tahun 2020, yang terkait juga dengan RPJMD tahun ke 4 di Pemerintahan Walikota Achmad Pairin. Yang lebih pentingnya juga, program yang kita bahas ini akan menggunakan sistem e-planning dan e-budgeting,” katanya.

 

Sementara dalam pemaparan Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, mengusulkan mesin alat tanam, dan pengolahan hasil panen. Serta pembangunan sumur bor, benih tanaman dan bibit ikan dan ternak yang akan di berikan kepada Kelompok Tani se-Kota Metro yang telah mengusulkan.

 

Sedangkan dari pemaparan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro mengusulkan mengenai, alat kerajinan, mesin pengolahan susu cair menjadi bubuk, mesin penggilingan bakso dan pemotongan, serta pelatihan di bidang las dan mebel. Kemudian, pada pemaparan Dinas Perdagangan akan melakukan sistem e-tribusi, guna memudahkan dalam transaksi dan akan di uji cobakan pada 3 pasar di Kota Metro.

 

“Sedangkan untuk penataan pasar saat ini, yang masih menjadi primadona permasalahan di tahun 2018, maka kami lakukan penertiban melalui pengiriman 3 surat peringatan. Dan pada hari ini kita telah mengirimkan surat peringatan yang ke dua, yang berisikan batas akhir perpindahan para pedagang kaki lima ke lantai 2 pada tanggal 11 Juni,” papar Kadis Perdagangan. (Rls/Fajar)



Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro Berlangsung di Kelurahan Margodadi
  • Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro Berlangsung di Kelurahan Margodadi

    Kamis, | 19:33:41 | 2174 Kali


  • Rakor Sinkronisasi Program Bidang Kominfotik dan SPBE Provinsi Lampung
  • Rakor Sinkronisasi Program Bidang Kominfotik dan SPBE Provinsi Lampung

    Kamis, | 18:57:31 | 1994 Kali


  • Polres Metro Canangkan Zona Integritas Menuju WBK
  • Polres Metro Canangkan Zona Integritas Menuju WBK

    Kamis, | 14:47:20 | 3288 Kali


  • SMK Karya Wiyata Punggur Ahli Bidang Teknik Komputer
  • SMK Karya Wiyata Punggur Ahli Bidang Teknik Komputer

    Kamis, | 08:40:59 | 4238 Kali


  • Forgab Pembangunan Infrastruktur Kecamatan Di Kota Metro
  • Forgab Pembangunan Infrastruktur Kecamatan Di Kota Metro

    Rabu, | 20:11:35 | 1626 Kali