Baca Juga : Polsek Banjar Agung Tangkap Pelaku Penipuan dan Penggelapan Yang Lari ke Jawa Timur
Mesuji, Kompas Lampung.Com- Dalam memperingati HUT Mesuji Ke-11 Tahun, Sungai Wiralaga yang menjadi salah satu ikon Pariwisata Kabupaten Mesuji juga menjadi Desa Tertua tersebut mendadak dipenuhi ribuan masyarakat disepanjang bibir sungai guna menyaksikan perlombaan Festival Sungai Mesuji balap perahu dayung, perahu getek, dan sepeda angsa festival, Jumat (22/11/19).
Dalam perlombaan tersebut diikuti 50 peserta meliputi seluruh Forkopimda lingkup Pemkab Mesuji, Kecamatan, Desa, Pelajar, Perusahaan, dan Masyarakat yang terdiri 50 peserta dari 18 tim perahu dayung, 22 peserta perahu getek, dan 20 peserta balap sepeda angsa khusus pelajar.

Plt Bupati Mesuji, Saply mengatakan, kegiatan perlombaan ini sebagai salah satu cara untuk melestarikan warisan budaya Mesuji, dan memperkenalkan pariwisata Kabupaten Mesuji sehingga bisa menarik wisatawan. "Dahulu sebelum berdirinya Kabupaten Mesuji, khususnya di aliran Sungai Mesuji pertama ada 9 desa, pada tahun 1876 Pangeran Mat pertama ke Mesuji saat peringatan Agustus lomba dayung antar suku telah dilaksanakan," Jelas Saply.
"Sampai sekarang lomba dayung dilestarikan, sehingga saat ini juga telah menjadi ajang even internasional. Kegiatan ini sangat identik dengan Suku Mesuji. Budaya yang ditinggalkan para pendahulu harus kita pertahankan bertujuan untuk mempersatukan masyarakat. Jarak tempuh 2 KM untuk Lomba perahu dayung dan perahu getek," Tutupnya.(hdz)




















