Baca Juga : Alokasi Dana Dana Desa Gedung Mulya Sudah Dibangunkan Untuk Pengerasan Jalan Beton Dan Talut Siring
Mesuji, Kompas Lampung.Com- Kantor Desa adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, agar pelayanan kepada warga berjalan dengan maksimal Pemerintah menyediakan sarananya seperti membangun Kantor Desa dengan anggaran cukup besar.
Tetapi, sangat disayangkan jika sarana tersebut tidak dipergunakan dengan baik untuk pelayanan kepada warga, seperti Kantor Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya I, Kabupaten Mesuji .
Pasalnya, Kantor Desa sering tutup pada jam kerja, seperti hari Senin dan Selasa hingga sampai hari Jumat kemarin saat media KompasLampung.Com menyambangi Kantor Desa Tersebut. Menurut warga sekitar, Kantor Desa memang jarang sekali buka dan selalu tutup, apalagi semenjak ada banyak sekali tumpukan semen di dalam Balai Desa hingga ke tempat biasa parkir kendaraan.
"Selain Kantor Desa sering tutup, Kepala Desa jarang sekali masuk Kantor. Kantor Desa gedungnya sudah cukup dan terbilang bagus sayangnya sering tidak ada pelayanan di sana, kadang buka pukul 11:00 WIB atau siang hari sekitar pukul 14:00WIB. Terkadang tidak di buka sama sekali seperti banggunan tampa pengguni gitu," tutur warga sekitar yang di amini warga lainnya saat sedang menunggu anaknya pulang sekolah yang kebetulan Kantor Desa ada di depannya.
"Linmas pun tidak ada yang piket di Kantor Desa, kami tidak tahu ada apa nggaknya Linmas di Desa ini. Banyak tamu yang datang ke Kantor Desa pulang lagi karena tidak ada orang di Kantor Desanya. Sekarang sudah pukul 10.00 lewat, Kantor Desa belum juga buka, alamat tidak ada yang ngantor lagi ini," tambahnya dengan nada kesal.

Minimnya informasi yang didapatkan Media KompasLampung.Com, mencoba untuk mendatangi rumah Kepala Desa dan rumah ketua BPD. Hanya saja, Kepala Desa dan Ketua BPD tidak dapat ditemui.
"Dengan adanya kejadian kantor Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya yang sering tutup pada jam kerja dan Kepala Desa yang jarang sekali masuk Kantor, sepatutnya pihak terkait seperti, Kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, atau bila perlu Bupati Kabupaten Mesuji, segera memanggil Kepala Desa Muara Tenang untuk dimintai keterangan dan patut diberi sangsi tegas,".
Selanjutnya Media KompasLampung.Com, mencoba menghubungi Kepala Desa, namun sampai saat ini tidak ada jawapan begitu juga melalui Chat WhatsApp. Sampai saat ini juga belum ada jawapan hinga berita ini ditayangkan. (hdz)




















