Baca Juga : Aplikasi Siger Lampung Presisi Membantu Pemudik hanya Dengan Scan Barcode
KompasLampung.com , Metro --- Polemik permasalahan Tunjangan Hari Raya ( THR ) menjelang lebaran kembali terjadi. Kali ini puluhan pekerja paruh waktu di Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota Metro mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Metro pada Senin 16 Maret 2026. Kedatangan mereka untuk mengadukan dugaan pemotongan tunjangan hari raya yang seharusnya mereka terima.
Para pekerja yang bertugas sebagai petugas kebersihan tersebut mengaku THR yang diterima jauh lebih kecil dari yang dijanjikan sebelumnya.
Salah satu perwakilan pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan bahwa awal mereka diinformasikan akan menerima THR sebesar Rp 1.200.000 / Orang namun saat pencairan yang diterima hanya sekitar Rp 300.000 per orang.
" Awal kami tanda tangan kami diberitahukan bahwa THR sebesar Rp 1.200.000 akan tetapi pagi ini kami menerima kabar dari keuangan bahwa THR kami Rp 300.000," kata salah satu pekerja saat menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Kota Metro.
Para pekerja berharap DPRD kota metro dapat memfasilitasi permasalahan THR tersebut dengan pihak Dinas Lingjungan Hidup Kota Metro serta memastikan hak-hak mereka sebagai pekerja terpenuhi secara transparan.
Sampai pukul 13.00 WIB belum ada satupun anggota DPR Metro yang menemui Puluhan pekerja paruh waktu tersebut.
Hingga berita ini diturunkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro belum memberikan klarifikasi.( Tim/**)


.jpg)















