Baca Juga : Dana Desa Tahap Satu Tiyuh Mulya Jaya Bagikan 3000 Masker Dan Berikan Bantuan Langsung Tunai
Lampung Timur, Kompas Lampung.Com- Kepedulian terhadap pentingnya nilai sebuah kesehatan bagi seluruh Masyarakat Desa, Kepala Desa Margosari Suwardi beserta Perangkatnya menabuh kendang dalam memerangi Virus yang saat ini menggoncang Dunia( Virus Covid-19).
Perang di dalam memerangi Virus tersebut Desa Margosari yang di.komando langsung oleh Suwardi, selaku Kades setempat melakukan penyemprotan di setiap Rumah Warga. Hal itu di lakukan salah satu cara efesien dalam memutus rantai penyebaran Virus yang mematikan itu.

Menurut Suwardi yang di dampingi langsung oleh Sekretaris Desa Suranto dalam memerangi Virus tersebut Desa Margosari, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. "Menurunkan sebayak 30 Personil Relawan dengan sistim bagi tugas atau piket yang selalu standby sebanyak 4 personil di Posko yang telah di sediakan oleh Desa baik Siang maupun Malam dengan tujuan untuk mengatisifasi adanya keluar masuk Masyarakat Desa lain yang melintasi Jalan Desa ini. Maka dalam hal ini bagi siapa pin yang lewat baik pengguna sepeda motor atau mobil tetap akan di lakukan penyemprotan lebih dahulu," tutur kades.

Selanjutnya dalam keterangannya Sekdes setempat, Alhamdulilah selama adanya Virus ini untuk Masyarakat Desa Margosari belum ada yang terjangkit oleh Virus tersebut, "ya kalau pendapat saya mudah mudahan dengan adanya himbauan dari Pemerintah agar interaksi Masyarakat untuk di kurangi Virus tersebut tidak sampai ke Desa Kami," ucapnya.
"Selebihnya memang Desa Kami tidak melakukan Lockdown dan Kami tetap memberi kebebasan pada Masyarakat agar tetap melakukan aktivitas seperti biasanya dengan satu catatan tetap mematuhi aturan yang telah di tentukan oleh Pemerintah, di antaranya melakukan kumpul kumpul atau keramaian karena dengan adanya interaksi yang berlebihan lebih lebih harus mendatangkan Masyarakat luar Desa seperti hajatan atau perkumpulan dan sejenisnya, sudah barang tentu hal itu akan sangat mudah ada Virus Corona masuk," pungkas Sekdes. (Bambang S)




















