Baca Juga : Masyarakat berharap Pemkab Mesuji Dirikan Posko Pemeriksaan Covid-19 Menuju Perkantoran Pemda
Mesuji, Kompas Lampung.Com- Wabah virus Corona atau Covid-19 yang terus meluas ke DKI Jakarta dan sudah terdengar di Provinsi Lampung, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mesuji, tak terkecuali masyarakat yang ada di Kecamatan Mesuji ini.
Bahkan, warga yang tinggal di pedesaan seakan-akan di hantui virus asal negara China tersebut. Padahal sebenarnya mereka sendiri tidak tahu apa itu virus Corona yang sesungguhnya.
Komarudin (45), warga yang tinggal di perdesaan saat dijumpai media KompasLampung di salah satu warung makan Kecamatan Mesuji, Sabtu (04/04/2020), mengatakan, dirinya dan masyarakat kecil yang kerjanya hanya bertani sebenarnya tidak tahu menahu apa itu virus Corona.
"Cuma saat lihat berita di televisi atau media-media online semuanya kebanyakan membahas tentang virus Corona, bahkan di mana tempat pun semua warga membahas Corona sehingga hal tersebut terkesan menjadi momok yang sangat menakutkan bagi kami," Keluhnya.
Senada dikatakan Riski (27), pemuda asal Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, dia mengaku hampir seluruh warga desanya membicarakan Covid-19. Namun warga kebanyakan masih tidak memahami apa itu virus Corona.
"Di mana tempat nggak di pasar, warung maupun di sawah atau di ladang sekalipun, semua warga topiknya hanya membahas virus Corona, padahal saat saya tanya apa itu virus Corona kok dibahas terus, jawab warga ngak tahu katanya orang-orang sih virus bahaya bisa mengakibatkan kematian," timpal Irul, kepada KompasLampung, sabtu (04/04/2020).
Iapun mengaku sangat prihatin dengan nasib para pedagang di seputaran pasar yang ada di Desanya. "Sebab gara - gara virus Corona para pedagang yang berjualan di pasar saat ini gigit jari," katanya.

"Bagaimana tidak barang dagangan yang mereka jual sepi pembeli, karena para pembeli yang dulunya memenuhi pasar, sekarang ini selalu di bayang-banyangi ketakutan dengan virus Corona mereka seakan-akan enggan untuk ke pasar," keluhnya.
Kini iapun berharap agar Pemerintah Pusat, Kabupaten, Kecamatan serta Desa serius dalam langkah-langkah penanganan virus Corona ini yang sudah menjadi momok bagi warga, sesuai dengan Pedoman Kesiagaan Menghadapi Corona Virus Disease (COVID-19, yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI. (hdz).




















