FPII Korwil Halsel Minta Ka Polres Halsel Bertindak Cepat Tangani Pelaku Penganiayaan Wartawan

Minggu, 07 Mar 2021 | 19:27:10 WIB, Dilihat 252 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

FPII Korwil Halsel Minta Ka Polres Halsel Bertindak Cepat Tangani Pelaku Penganiayaan Wartawan

Baca Juga : Walikota Dan Wakil Walikota Metro Hadiri Penutupan E-Tournament Saburai Cup


Maluku Utara, KompasLampung.Com - Ketua Forum Pers Independent indonesia ( FPII) Korwil Kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel) Provinsi Maluku Utara  Muhammad Saifullah.S, mengecam keras aksi brutal yang dilakukan salah satu oknum terhadap wartawan.

"Kami meminta kepada Polres Halmahera Selatan maluku utara, agar secepatnya mengusut secara tuntas dugaan kasus penganiayaan Wartawan kami, sesuai dengan Undang - undang yang berlaku," tegas Ketua FPII Halmahera Selatan melalui vidio durasi 50 detik via sms washapp pada hari, Kamis (4/3/2021).

Bermula dari dugaan jalinan Asmara Riswan (AS) dengan sala satu kepala desa Tokona, Kecamatan bacan selatan, kabupaten Halmahera selatan ( Halsel) Santy Awal (SA) (45) berujung penganiayaan.

Diketahui Rifandi (22) warga desa Tomori dianiaya oleh Riswan karena telah diprovokasi oleh SA selaku Kapala desa tersebut.

Soal pertemuan SA dengan Rifandi yang merupakan wartawan salah satu Media cetak dan online (Sidikkasus.co.id) dikediamannya SA, pada hari, Minggu 01 Maret 2021.

Dalam rangka silaturahmi untuk membangun kerjasama media dengan Desa Tokona melalui kepala desanya yaitu Santy Awal terkait publikasi dan pemberitaan, sehubungan dengan agenda medianya tersebut.

(SA) baru mengetahui kalau Rifandi merupakan keluarga dekat Riswan, maka diapun kemudian mengajak Rifandi untuk bercerita secara pribadi terkait pacarnya itu.

Hal tersebut, kemudian menjadi pemicu amarah Riswan Sudam, karena apa yang telah dikatakan Rifandi ( Korban) ke Oknum kapala desa sudah diteruskan ke Riswan (Pelaku).

Menurut Korban dirinya hanya menyampaikan kepada SA, kalau Pria itu juga merupakan keponakannya dan masih memiliki istri, tiga orang anak.

Namun, kata Korban apa yang disampaikan (SA) ke Pelaku sudah melewati batas, sehingga Pelaku tanpa basa basi langsung menghantam korban menggunakan kursi yang terbuat dari kayu beberapa kali, akhirnya korban babak belur, korban mengalami pendarahan di hidung dan telinga.

Atas dasar itulah, kemudian Rifandi selaku Korban memutuskan untuk melaporkan Riswan Selaku Pelaku Ke Polres Halmahera Selatan dengan Surat tanda terima laporan pengaduan Nomor STPLP/49/III/2021/SPKT.

Pembina Forum Pers Independent indonesia ( FPII) Korwil Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara Yakni Sarjan Taib mengecam keras atas tindakan salah satu warga terhadap wartawan.

Untuk itu, "maka kami yang tergabung dari FPII meminta kepada Ka. Polres Halmahera Selatan Agar secepatnya mengusut tuntas atas dugaan kasus penganiayaan kepada Wartawan kami. Dan menangkap pelakunya," tegas  pembina korwil halsel mengakhiri ucapanya. (Rls/FPII korwil Halsel)



Walikota Dan Wakil Walikota Metro Hadiri Penutupan E-Tournament Saburai Cup
  • Walikota Dan Wakil Walikota Metro Hadiri Penutupan E-Tournament Saburai Cup

    Minggu, | 19:18:26 | 200 Kali


  • Musa Ahmad S, sos., Bupati Lamteng Hadiri Acara Panen Raya Di Kampung Muji Rahayu Kec Seputih Agung
  • Musa Ahmad S, sos., Bupati Lamteng Hadiri Acara Panen Raya Di Kampung Muji Rahayu Kec Seputih Agung

    Minggu, | 19:28:51 | 280 Kali


  • DPRD Kota Metro Bahas 3 Rancangan Peraturan Daerah
  • DPRD Kota Metro Bahas 3 Rancangan Peraturan Daerah

    Sabtu, | 20:14:18 | 307 Kali


  • Muhaimin Iskandar Membuka Langsung Muscab Serentak DPC PKB Se-Lampung
  • Muhaimin Iskandar Membuka Langsung Muscab Serentak DPC PKB Se-Lampung

    Sabtu, | 20:08:17 | 340 Kali


  • Wahdi Pimpin Rakor Bulanan Pemkot Metro
  • Wahdi Pimpin Rakor Bulanan Pemkot Metro

    Jumat, | 20:00:07 | 208 Kali