Baca Juga : Kapolsek Gunung Agung Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian Oleh Warga Tiyuh Mulya Jaya
Mesuji, Kompas Lampung.Com- Menyikapi kelangkaan dan menekan harga gula pasir di tengah masyarakat, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan menggelar operasi pasar murah di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, kamis (19/03/2029).
Turut mendampingi Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Mesuji, M. Ali Batun, SE, mewakili Kepala Dinas Koperasi,UMKM, Industri dan Perdangangan Kabupaten Mesuji. Drs. Basis Sabki, MM. serta Camat Tanjung Raya, I Komang Sutiaka SH. Operasi pasar tersebut bekerja sama dengan PT. Gunung Madu Plantations (PT. GMP).

Kabid Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Mesuji, M. Ali Batun, SE menjelaskan, operasi pasar murah tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintahan Kabupaten Mesuji dalam menjaga kestabilan harga serta menyikapi kelangkaan gula putih akhir-akhir ini.
"Ya kita disini mendampingi PT. GMP yang merupakan perusahaan gula pasir yang ditunjuk Diskoperindag Provinsi untuk program pasar murah, ini merupakan upaya menekan lonjakan harga serta kelangkaan gula pasir," jelas Ali saat di wawancarai media Kompas Lampung di lokasi.
Ia menambahkan, lokasi operasi pasar murah tersebut merupakan pemilihan secara random, terkait penyebaran di Kabupaten/Kota lainnya untuk Provinsi Lampung.
"Kita ambil Tanjung Raya untuk lokasi Operasi Pasar murah ini, untuk selanjutnya jika dijadwalkan kembali di Kabupaten Mesuji, Kita akan arahkan ke Pasar Simpang Pematang," pintanya.

Terpisah, Public Relation PT. GMP Suryani menjelaskan, untuk Kabupaten Mesuji pada operasi pasar murah di Tanjung Raya tersebut pihaknya menyediakan 1,5 Ton gula pasir dengan kemasan 1kg.
"Kita persiapkan 1,5 Ton dengan kemasan per 1 kg, jadi berdasarkan arahan Diskoperindag Provinsi untuk masing - masing Kepala Keluarga (KK) itu hanya boleh membeli gula pasir maksimal 2kg," jelas Suryani.
Ia menambahkan, untuk harga per 1kg dibawah harga pasaran yaitu dipatok Rp. 12.500.
"Per satu kilo kita patok Rp. 12.500 maksimal hanya bisa 2 kg per KK, sampai sore ini gula pasir yang kita bawa ludes terjual semua," tukasnya. (hdz)




















