Baca Juga : Kampung Srisawahan Tahun 2024 Sukses Bangun Jalan Onderlag 950 Meter
Lampung Timur, KompasLampung.Com - Proyek pembangunan drainase atau saluran air di Kecamatan Pekalongan tepatnya di Kelurahan Adirejo, Kabupaten Lampung Timur diduga proyek siluman, terkesan dikerjakan asal jadi dan amburadul, terlihat tidak mengindahkan mutu dan kualitas, Kamis (05/12/2024).
Saat dikonfirmasi oleh awak media, AN (35 th) Ketua Pokmas Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan mengatakan, bahwa pekerjaan proyek pembangunan drainase sudah berjalan dan dikerjakan beberapa minggu yang lalu.

Pasalnya saat media ini melakukan kontrol sosial dan menanyakan kepada masyarakat setempat namun tidak satu orang pun dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pekerjaan yang melihat adanya papan proyek atau papan transparansi yang terpasang di sekitar lokasi pekerjaan, sehingga warga masyarakat belum mengetahui asal usul proyek tersebut. Apalagi, dalam pengerjaan proyek tersebut asal-asalan.
Hal tersebut jadi tanda tanya beberapa warga setempat yang sering lalu-lalang di proyek tersebut. Seperti diketahui, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, setiap proyek wajib memasang papan informasi.
Sementara itu, NW salah satu warga setempat mengatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum tahu persis tentang pembangunan drainase dan sumber dananya dari mana dan nilai nominalnya berapa.
“Karena tidak adanya informasi, baik papan proyek yang terpasang dan siapa kontraktornya serta dari dinas apa, maka kami menduga bahwa proyek ini adalah proyek siluman dan terkesan asal jadi,” jelas NW.
Hingga berita ini diterbitkan media ini masih berupaya menghubungi kontraktor dan pihak-pihak terkait, guna mendapatkan informasi lebih lanjut. (Tim)




















