Baca Juga : Cegah Radikalisme Dengan Menciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama
Way Kanan, Kompas Lampung.Com - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Way Kanan Drs. Akhmad Basyar, AH.,M.M menerima Penghargaan Lencana Karya Bhakti Koperasi Tingkat Nasional Tahun 2019 yang disematkan oleh Wakil Bupati DR. Drs. H. Edward Antony, M.M pada Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-72 Tingkat Kabupaten setempat, Senin (22/07/2019) yang diselenggarakan di Lapangan Pemda tersebut.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Edward Antony saat membacakan Pidato Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia AAGN Puspayoga mengatakan bahwa tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perkoperasian tidak hanya sekedar mengubah cara bisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi saja, melainkan menyangkut persoalan mindset serta perubahan dalam sistm tata kelola dimana Koperasi Indonesia harus memiliki kesiapan dan bekal Sumber Daya yang handal oleh tekad untuk siap berubah dalam mensikapi tantangan kekinian yang tentunya hal tersebut sejalan dengan arahan pidati Presiden Republik Indonesia pada Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-71 Tahun 2018 lalu.
Dalam pidatonya juga disampaikan harapan agar gerakan koperasi dapat merangkul generasi millenial yang saat ini jumlahnya telah mencapai sepertiga dari totalitas penduduk Indonesia. Selain itu, dalam 5 Tahun ini Kementerian Koperasi dan UKM telah melaksanakan Reformasi Total koperasi yaitu dengan Reorientasi dimana merubah mindset dari orientasi pada jumlah (kuantitas) menjadi mutu (kualitas), sehingga kebijakan lebih diarahkan untuk memperkuat mutu koperasi. Selanjutnya dengan Rehabilitasi dimana telah dilakukan penguatan sistem database koperas, sehingga koperasi yang terdata hanya yang benar-benar sehat saja. Dan berdasarkan data sampai dengan bulan Juni 2019 tercatat sebanyak 126.343 unit menurun jumlah tersebut dari data yang tersedia tahun 2014 sebesar 212.570 unit.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM dan BPS, tahun 2014 kontribusi koperasi terhadap pembentukan PDB Nasional sebesar 1,71 persen, dan pada tahun 2018 sudah meningkat tajam menjadi 5,1 persen. Dari hal tersebut diharapkan agar Gerakan Koperasi di Indonesia mampu menjawab tantangan jaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya. Serta diharapkan pula seluruh insan perkoperasian dan berbagai pihak dapat mengobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama untuk memajukan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Diketahui, selain Akhmad Basyar, penghargaan Lencana Karya Bhakti Koperasi Tingkat Nasional Tahun 2019 juga diterima oleh H. Raden Kalbadi Ali. Selanjutnya, penghargaan juga diberikan kepada Koperasi Petani Tebu Rakyat Raja Pemuka Manis sebagai Koperasi Produsen Berprestasi Tingkat Nasional. Penyerahan Penghargaan kepada Notaris Teraktif yaitu Notaris Agus Zulkarnaik, S.H.,M.Kn dan Notaris Syamsyi Duh, S.H.,M.Kn.
Sementara untuk Penghargaan Koperasi dan UKM Beprestasi Tingkat Kabupaten Way Kanan diberikan kepada Koperasi Baitul Tamail Muhammadyah, Koperasi Serba Usaha (KSU) Maju Bersama dan Koperasi Kartika Walet Hitam. Sedangkan pada Usaha Mikro Perorangan diberikan kepada Ihsan Ridwan untuk UKM Coffe NA (Kopo Bubuk Petik Merah) Kelurahan Pasar Banjit Kecamatan Banjit dan Siti Masrum untuk UKM Es Dekla (Kelapa Muda Rumput Laut) Kampung Bumi Harjo Kecamatan Buay Bahuga.
Selain penghargaan, juga diserahkan Sertifikat Tanah Perkarangan Milik UKM, Penyerahan Prasasti Pasar Koperasi kepada Kampung Tanjung Rejo Kecamatan Negeri Agung dan Penyerahan Bantuan Kementerian Koperasi kepada Wirausaha Pemula sebesar Rp 12 Juta masing-masing kepada Ali Muktadir, Miwa Aga Rama dan Halimatus. (Fitria)




















