Baca Juga : KOMALAT Direstui Bupati Perangi Narkoba Di Lampung Tengah
Pekalongan, Kompas Lampung.Com- Dalam rangka mencegah terjangkit DBD, pemuda Desa Gantiwarno berkerjasama dengan karangtaruna Kecamatan Pekalongan melakukan pemberantasan nyamuk dengan cara Fogging dipemukiman warga
Ketua karang taruna Kecamatan Pekalongan, Arliono dalam kesempatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara karangtaruna Kecamatan Pekalongan dengan para pemuda Desa Gantiwarno dibantu puskesmas Gantiwarno.
"Karena mengingat musim hujan ini banyak genangan air dimana mana, maka sudah barang tentu genangan air seperti itu adalah tempat nyamuk untuk berkembangbiak, termasuk nyamuk Aedes Aigipty yang menyebarkan penyakit DBD, oleh karenanya dengan bantuan obat pembasmi nyamuk dari puskesmas Gantiwarno,kami melaksanakan kegiatan fogging ini guna memberantas nyamuk dewasa yang akan berkembangbiak dan dapat menularkan penyakit DBD," ujarnya.
Menurut keterangan dari salah seorang pemuda warga Desa Gantiwarno kegiatan fogging ini telah berjalan dari hari Jum’at kemaren, tanggal 31 Januari 2020 diwilayah Desa gantiwarno dusun I sedang untuk hari ini fogging dilaksanakan di 2 dusun yaitu, dusun III masing masing di RT 6,7 dan 8,dan didusun IV Desa Gantiwarno Kecamatan Pekalongan.
Dalam kegiatan ini bagi warga yang rumah dan lingkungannya difogging, para pemuda Desa Gantiwarno juga menghimbau agar para warga juga melakukan kegiatan 3 M, yaitu membersihkan, menguras serta mengubur benda benda yang memungkinkan bisa menjadi sarang nyamuk Aedes Aigipty.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Lampung Timur, Nanang Salman, dalam bulan Januari ini sebanyak 47 orang warga kabupaten Lampung Timur telah terjangkit DBD, yaitu masing masing dari Kecamatan Batanghari 5 orang, Kecamatan Pekalongan berjumlah 23 orang, Kecamatan Wayjepara 7 orang, Batanghari Nuban berjumlah 4 orang, Sekampung Udik 1 orang, Jabung sebanyak 2 orang serta dari Kecamatan Purbolinggo sebanyak 5 orang. (Red)




















