Baca Juga : Mahmud Marhaba Resmi Jadi Ketua Umum Pemerhati Jurnalis Siber Periode 2022-2027
Lampung Timur, KompasLampung.Com - Ratusan petani yang mengaku berasal dari Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur melakukan aksi unjuk rasa dengan mendatangi Bendungan Marga Tiga Lampung Timur, Senin (28/11/2022).
Dalam aksi unjuk rasa para petani tersebut melalui juru bicara pengunjuk rasa, Hari menyampaikan 4 poin tuntutan sebagai berikut :
- Menolak pendataan ulang terhadap bidang lahan dan tanam tumbuh yang telah selesai dan yang sudah ada nominatifnya.
- Menuntut agar segera direalisasikan pembayaran ganti rugi terhadap tanah dan tanam tumbuh sebelum peresmian bendungan.
- Menuntut agar 54 rekening bank yang diblokir pihak BRI secara sepihak tanpa status hukum yang jelas, agar dibuka kembali.
- Tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun terhadap tim verifikasi yang akan melaksanakan tugas.
"Beberapa bulan yang lalu, ada sekitar 54 warga Desa Trimulyo sudah mengambil rekening untuk pencairan dana, tetapi rekening tersebut diblokir pihak BRI secara sepihak tanpa status hukum yang jelas," jelas Hari saat ditemui tim media KompasLampung.Com
Dalam melakukan aksi unjuk rasa, perwakilan warga diterima dan ditemui oleh perwakilan dari pihak Waskita Adhi Karya di ruang rapat kantor Bendungan Marga Tiga.
Tidak lama kemudian seusai perwakilan warga melakukan audensi dan mediasi, ratusan orang pengunjuk rasa meninggalkan lokasi dengan tertib.
Pihak kepolisian dari Polres Lampung Timur menerjunkan personil gabungan untuk melakukan pengamanan dalam aksi unjuk rasa itu. (Db/Kn/Hb)




















