Baca Juga : Inilah Pesan Kepala SMK Negeri 1 Metro Pelepasan Siswa Kelas XII
Kompas Lampung.com, Metro - Pembangunan proyek embung atau cekungan penampung air hujan di Dusun 1 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan Kota Metro di alih pungsikan menjadi kolam bibit ikan gurameh.
Pasalnya, proyek embung senilai ratusan juta tersebut, ternyata di atas tanah wakaf Masjid. Pembangunannya melalui dana APBD Kota Metro pada tahun 2016 lalu, seluas 400 meter dan ukuran 10X40 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter.
Berdasarkan informasi dari Bukhori warga setempat, bahwa tujuan di bangun embung untuk mengantisipasi kesulitan air di musim kemarau pada saat petani menanam polowijo. Seperti tanaman jagung, singkong, terong, kacang kacangan dan cabe serta sayur sayuran,” jelasnya kepada Kompas Lampung.com, Selasa 30 April 2019.
Lebih lanjut Bukhori mengatakan, untuk mengisi ke kosongan embung di isi dengan bibit ikan gurameh sebanyak 2.500 bibit. Menurutnya, pernah juga di tabur bibit ikan patin sebanyak 10.000 bibit dengan tujuan agar embung tersebut tidak mubajir. Pada saat panen, hasil cukup lumayan mencapai 3 ton,” jelasnya.
Tempat terpisah, salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya membenarkan adanya embung tersebut di jadikan kolam ikan pribadi oleh Bukhori. Namun setiap panen ikan, warga sekitar hanya melihat saja dan tidak diberi sedikitpun hasilnya,” keluhnya. (Din)


Nampak pada gambar, proyek embung di Kota Metro jadi alih pungsi menjadi kolam ikan. 

















