Kepincut Torpedo Besar Pemulung, Oknum Guru Digerebek Berzina Saat Gema Takbir

Kamis, 28 Mei 2020 | 09:15:51 WIB, Dilihat 3818 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Kepincut Torpedo Besar Pemulung, Oknum Guru Digerebek Berzina Saat Gema Takbir Ilustrasi Selingkuh

Baca Juga : Gelombang Pasang Terjang Pemukiman Nelayan, ACT Turunkan Tim Kirim Bantuan Makanan


Temanggung, KompasLampung.Com - Entah setan apa yang merasuki pikiran Nkn (39) perempuan warga Temanggung, Jawa Tengah. Wanita yang berprofesi sebagai guru ini nekat berselingkuh dengan pemulung di malam takbiran, Sabtu (23/05/2020) akhir pekan lalu.

Nkn tepergok suami dan warga sedang berhubungan intim dengan lelaki pemulung sampah berinisial Rko (41). Nkn mengakui berani melakukan perzinaan tersebut karena tergiur alat kelamin pemulung yang ia nilai berukuran super.

"Iya, entah mengapa saya tergiur 'anunya' dia yang besar. Tapi saya menyesal sekarang," kata Nkn.

Dia mengatakan, Rko awalnya sering memamerkan alat kelaminnya. Sejak itulah Nkn tergoda untuk berselingkuh. Hubungan cinta terlarang itu sudah berlangsung sejak tiga bulan terakhir. Padahal saat melakukan aksi bejatnya tersebut, Nkn sedang hamil 8 bulan.

Awal kasus yang menggegerkan ini adalah saat suami pelaku, yakni Bahrodin (39) pulang kerja dari Temanggung kota, Sabtu malam.

"Saya sudah mengabarkan ke dia, bakal pulang malam takbiran," kata Bahrodin.

Ternyata, ketika sang suami dalam perjalanan pulang, Nkn sudah janjian lebih dulu dengan Rko untuk bercinta di rumah.

Rko mendatangi rumah guru tersebut Sabtu malam pukul 18.30 WIB. Karena tak kunjung pergi, warga mencurigai pemulung itu berniat jahat.

Warga yang curiga pada pukul 19.45 WIB nekat memanjat atap rumah Nkn dan membuka genting. Mereka justru terkejut Nkn dan Rko sedang telanjang dan berhubungan badan saat gema takbir berkumandang dari masjid-masjid sekitar.

Bahrodin murka setelah berhasil masuk ke rumah dan membuka kamar peraduan mereka karena mendapati sang istri tengah berhubungan intim dengan si pemulung.

Agar tak terjadi fitnah, warga lantas menghubungi Bahrodin untuk segera pulang. Oleh warga, kedua pelaku digiring ke rumah pak RT.

Ia lantas melaporkan keduanya ke polsek setempat atas pasal perzinaan. (Red)

 



Gelombang Pasang Terjang Pemukiman Nelayan, ACT Turunkan Tim Kirim Bantuan Makanan
  • Gelombang Pasang Terjang Pemukiman Nelayan, ACT Turunkan Tim Kirim Bantuan Makanan

    Kamis, | 06:31:23 | 1214 Kali


  • Hari Ini Tiyuh Marga Sari Tubaba Salurkan BLT Ke 171 KK Yang Telah Terdata
  • Hari Ini Tiyuh Marga Sari Tubaba Salurkan BLT Ke 171 KK Yang Telah Terdata

    Rabu, | 21:02:42 | 1266 Kali


  • Program Sahabat UMI Gerakan Ekonomi Keluarga Di Lampung
  • Program Sahabat UMI Gerakan Ekonomi Keluarga Di Lampung

    Rabu, | 19:32:59 | 1332 Kali


  • Enggan Isolasi Mandiri, Tim Satgas Covid-19 Tegur Keluarga Pasien 03 Positif Covid Di Metro Timur
  • Enggan Isolasi Mandiri, Tim Satgas Covid-19 Tegur Keluarga Pasien 03 Positif Covid Di Metro Timur

    Rabu, | 18:49:35 | 15511 Kali


  • Pasien Balita Terkonfirmasi Positif Covid Kota Metro Dinyatakan Sembuh
  • Pasien Balita Terkonfirmasi Positif Covid Kota Metro Dinyatakan Sembuh

    Rabu, | 17:12:22 | 1759 Kali