DPP Laskar Lampung Indonesia Sorot Mafia Pemberantas Minyak Tindak Secara Serius Dan Transparan

Kamis, 19 Mar 2026 | 22:39:36 WIB, Dilihat 1586 Kali

Oleh Akmal nurhakim

Share on Facebook Share on Twitter

DPP Laskar Lampung Indonesia Sorot Mafia Pemberantas Minyak Tindak Secara Serius Dan Transparan

Baca Juga : Angin Puting Beliung Terjang Bataghari, 30 Rumah Warga Rusak


 

 

 

KompasLampung.com - Bandar Lampung --- Paska terjadinya kebakaran gudang minyak (BBM) yang terjadi akhir-akhir ini di berbagai tempat khususnya di wilayah Provinsi Lampung mendapat sorotan serius dari Dewan Pimpinan Pusat Laskar Lampung Indonesia.

 

 

 Sekretaris Jenderal DPP Laskar Lampung Indonesia Panji Nugraha, SH pada Kamis (19-03-26) mengatakan bahwa melihat maraknya peristiwa kebakaran gudang BBM diduga ilegal yang terjadi di beberapa tempat di Provinsi Lampung.

 

 

Panji menilai bahwa keberadaan gudang BBM diduga ilegal tersebut telah lama menjadi pembicaraan di tengah masyarakat namun dirinya belum melihat adanya tindakan tegas yang diberikan oleh aparat penegak hukum. 

 

 

"Kami mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum khususnya Polda Lampung dalam menindaklanjuti dugaan BBM ilegal di beberapa tempat di Provinsi Lampung. Apabila benar keberadaan lokasi tersebut sudah lama diketahui masyarakat maka seharusnya tidak ada alasan untuk pembiaran," tegasnya.

 

 

Menurutnya praktek gudang BBM ilegal bukan hanya melanggar hukum tapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan serta merugikan negara dari sisi penerimaan dan distribusi energi.

 

 

Panji juga meminta kepada Polda Lampung agar melakukan tindakan serius dan transparan dalam penyusutan dan penanganan serta penindakan terhadap gudang-gudang tempat penimbunan dan penyimpanan BBM yang diduga ilegal tersebut. 

 

 

" Kami mendesak Polda Lampung untuk segera turun langsung ke lapangan melakukan penyelidikan terbuka dan menyampaikan hasil kepada masyarakat. Penegakan hukum harus terlihat bukan hanya formalitas, " kata Panji 

 

 

Dari semua peristiwa kebakaran gudang BBM yang diduga ilegal Menurut panji bahwa selama ini publik tidak melihat hasil nyata dari apa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. 

 

 

"Coba lihat selama ini dari sekian banyak peristiwa kebakaran gudang BBM yang diduga ilegal tersebut belum ada terlihat tindakan nyata dari aparat penegak hukum khususnya Polda Lampung sehingga peristiwa kebakaran gudang BBM ilegal tersebut terus berulang," ujar Sekjen LLI.

 

 

Sekjen Laskar Lampung Indonesia juga mengingatkan bahwa pada bulan Ramadan 1447 H ini sudah terjadi dua kali peristiwa kebakaran gudang BBM yang diduga ilegal di dua tempat berbeda.

 

 

"Pada bulan puasa ini sudah terjadi dua kali peristiwa kebakaran gudang BBM yang diduga ilegal. Yang pertama di kecamatan Tanjung bintang Lampung Selatan dan yang baru terjadi di wilayah pesawaran," tambahnya.

 

 

Lebih lanjut Panji menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan para mafia BBM dan harus menyentuh siapapun yang terlibat apabila terbukti melanggar aturan. 

 

 

"Jika hukum ingin dihormati maka hukum harus ditegakkan secara adil dan tanpa pandang bulu, jangan sampai muncul persepsi bahwa ada pihak-pihak tertentu yang kebal hukum," tutup Panji. (IKF/***)



Angin Puting Beliung Terjang Bataghari, 30 Rumah Warga Rusak
  • Angin Puting Beliung Terjang Bataghari, 30 Rumah Warga Rusak

    Kamis, | 11:20:33 | 1680 Kali


  • Wow Fantastis Anggaran DPRD Metro Rp. 39 Milyar
  • Wow Fantastis Anggaran DPRD Metro Rp. 39 Milyar

    Rabu, | 20:24:31 | 1676 Kali


  • Permasalahan THR Mencuat Laskar Lampung: Kekacauan Tata Kelola Pemkot Metro
  • Permasalahan THR Mencuat Laskar Lampung: Kekacauan Tata Kelola Pemkot Metro

    Rabu, | 09:18:48 | 1726 Kali


  • Anggaran ( DPRD ) Rp. 39.354.343.450. Tidak Jelas
  • Anggaran ( DPRD ) Rp. 39.354.343.450. Tidak Jelas

    Selasa, | 17:23:39 | 2044 Kali


  • Diduga THR Ada Pemotongan Puluhan Pekerja Paruh Waktu Mengadu Ke DPRD
  • Diduga THR Ada Pemotongan Puluhan Pekerja Paruh Waktu Mengadu Ke DPRD

    Senin, | 21:36:48 | 1807 Kali