Proyek Galian Kabel Fiber Optic Tanpa Rambu Dinilai Bahayakan Warga Dan Pengguna Jalan

Rabu, 04 Sep 2019 | 21:46:55 WIB, Dilihat 3189 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Proyek Galian Kabel Fiber Optic Tanpa Rambu Dinilai Bahayakan Warga Dan Pengguna Jalan

Baca Juga : Penyelenggara Festival Kota Metro Tidak Transparan Soal Anggaran, Dewan Akan Evaluasi Pelaksana


Tulang Bawang Barat, Kompas Lampung.Com - Menyikapi keluhan warga Tiyuh Mulyo Jadi, Tiyuh Setia Bumi dan Tiyuh Setia Agung, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat dengan adanya proyek penanaman kabel telekomunikasi yang berserampangan, tanpa penutup, tanpa papan nama, dan rambu pengingat warga, pihak perusahaan (kontraktor) berargumen bahwa proses pekerjaan sudah sesuai aturan dan sudah memiliki surat izin.

Yasir wakil derektur perusahaan yang di dampingi Yanto selaku project manager mengatakan, "Dalam kerangka peraturan pihaknya. Proses pengurusan perizinan memiliki tahapan-tahapan yang harus dilakukan, di sesuaikan dengan jalan akan akan dilintasi. Kalau memang lintas yang kami lewati adalah jalan kabupaten, itu kami urus di dinas PU kabupaten, karena domainnya yang punya jalan adalah PU. Bila project melintas di jalan provinsi maka mengurus izinnya di provinsi." Katanya Yasir, Rabu (4/92019).

Selanjutnya, Yasir mengatakan "Proses pengerjaan project fiber optik tidak perlu memiliki izin dari kecamatan maupun kelurahan. Jadi tidak ada turunan kami harus mengurus izin di kecamatan atau kelurahan." Tegasnya.

Yasir juga mengakui bahwa pihaknya belum memiliki surat izin tertulis saat awal-awal pekerjaan di mulai. "Ya sebetulnya harus dikeluarkan surat izin terlebih dahulu. Kita sudah mengajukan surat dari awal sebelum pelaksanaan sekitar 3 bulan lalu. Cuma karena ada proses di PU dan secara lisan sudah di keluarkan rekomendasi bahwa sudah bisa dilaksanakan." ucapnya Yasir.

Saat di singung terkait safety para pekerja dan penguna jalan. Yasir mengatakan segala sesuatu perlengkapan tersebut sudah disediakan dan sudah sempat terpasang. "Kadang-kadang para pekerja merasa kurang nyaman memakai atribut atau panas bila memakai rompi dan sudah pernah terpasang rambu-rambu himbauan adanya proyek galian, namun pada hilang," Jelasnya.

Berdasarkan pantauan beberapa awak media rambu-rambu himbauan adanya proyek tersebut tidak ada. (Agus)



Penyelenggara Festival Kota Metro Tidak Transparan Soal Anggaran, Dewan Akan Evaluasi Pelaksana
  • Penyelenggara Festival Kota Metro Tidak Transparan Soal Anggaran, Dewan Akan Evaluasi Pelaksana

    Rabu, | 15:02:07 | 1638 Kali


  • Bupati Raden Adipati Menerima Audiensi Pengurus National Paralympic Commite (NPC) Kabupaten Way Kana
  • Bupati Raden Adipati Menerima Audiensi Pengurus National Paralympic Commite (NPC) Kabupaten Way Kana

    Rabu, | 14:10:10 | 1717 Kali


  • Dinas Perikanan Tubaba Berikan Bantuan Alat Tangkap Kepada 11 Kelompok Tani Nelayan
  • Dinas Perikanan Tubaba Berikan Bantuan Alat Tangkap Kepada 11 Kelompok Tani Nelayan

    Rabu, | 14:00:46 | 1673 Kali


  • Bupati Way Kanan Hadiri Upacara Ngaben Masal Di Balai Adat Kampung Bali Sadhar Selatan
  • Bupati Way Kanan Hadiri Upacara Ngaben Masal Di Balai Adat Kampung Bali Sadhar Selatan

    Rabu, | 13:47:53 | 1985 Kali


  • DPR Tolak Usulan Pemerintah Menaikan Iuran Premi BPJS Kesehatan Dua Kali Lipat
  • DPR Tolak Usulan Pemerintah Menaikan Iuran Premi BPJS Kesehatan Dua Kali Lipat

    Rabu, | 05:37:46 | 2251 Kali