Baca Juga : Ketua DPW Nasdem Provinsi Lampung Positif Covid-19
Kota Metro, KompasLampung.Com - Walikota Metro Achmad Pairin menyerahkan sertifikat akreditasi utama Puskesmas Margorejo. Serah terima diberikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Erla Adrianti yang diteruskan kepada Kepala Puskesmas Margorejo, di aula Puskesmas setempat, Kamis (13/8/2020).
Sehubungan dengan terbitnya operasional kerja Rumah Sakit Sumbersari yang sebelumnya menjadi Puskesmas rawat inap, wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Bantul kini beralih ke Puskesmas Margorejo.
Dalam hal ini Walikota Metro Achmad Pairin memberikan ucapan selamat kepada Rumah Sakit Umum Daerah Sumbersari Bantul yang sudah mendapatkan izin operasionalnya.
"Saya ucapkan selamat kinerja RSUD tipe D Sumbersari Bantul yang mana pelayanan ke masyarakat, melayani dengan baik, serta selamat kepada puskesmas pembantu yang naik sebagai puskesmas utama yang membawahi empat Kelurahan, yaitu sumbersari, Rejomulyo, Margodadi dan Margorejo menggantikan Puskesmas Sumbersari yang telah beralih menjadi Rumah Sakit Umum tipe D," ucap Pairin.
Pairin juga mengapresiasi pencapaian yang diraih yang kini telah menerima sertifikasi utama Puskesmas Margorejo, semoga selalu semangat dan terus berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan.
“Puskesmas merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dasar. Puskesmas juga dituntut untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, peningkatan kinerja dan keselamatan pasien. Oleh karena itu, perlu dilakukan penilaian oleh lembaga independen yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Kesehatan RI dengan menggunakan standar nasional.
Lanjutnya, untuk diketahui, izin operasional RSUD tipe D Sumbersari dikeluarkan pada 30 Juni 2020 lalu, dengan begitu penanganan Puskesmas Sumbersari dialihkan kepada Puskesmas Margorejo dengan tanggung jawab membawahi empat Kelurahan dengan jumlah penduduk 15.804 jiwa,"
Walikota Metro juga berharap, "Puskesmas Margorejo dapat meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, dan lingkungannya, meningkatkan kinerja, serta untuk memotivasi akan tanggung jawab yang lebih besar lagi," pungkasnya. (Abid)




















