Baca Juga : Agung Korban Tenggelam Di Pantai Ketapang Ditemukan Oleh Tim SAR Gabungan
Metro, KompasLampung.Com - Sebanyak 26 warganya di kelurahan karang Rejo Metro Utara kedapatan menderita gangguan jiwa. Hal ini disebabkan diakibatkan faktor himpitan ekonomi akibat terdampak Covid-19.
Data tersebut dibenarkan lurah Karangrejo Metro Utara yang mengatakan, Ke-26 warga yang menderita gangguan jiwa tersebut sudah dalam pantauan puskesmas setempat.
"Ya memang mereka depresi akibat himpitan ekonomi, ditambah imbas dari dampak covid-19 yang cukup panjang," ucap Sayfulloh Lurah Karangrejo, saat dikonfirmasi, Jum'at (28/8/2020).
Dikatakannya, salah satu upaya untuk meminimalir ganguan jiwa tersebut diperlukan perhatian Pemkot Metro melalui program pengentasan kemiskinan.
"Mereka tidak bersedia untuk dirawat di rumah sakit jiwa, dikarenakan takut akan biaya. Kami berharap adanya perhatian Pemkot untuk mengatasinya melalui program yang dapat mendukung perekonomian warga ditengah pandemi Covid ini," kata dia.
Pasalnya, warga amat terdampak, untuk makan sehari-hari saja sudah kesulitan, sehingga menjadikan warga stress menghadapi kehidupan.
"Makanya, diperlukannya ada program yang dapat mengatasi perekonomian warga di Karangrejo, Metro Utara ini, saya juga sudah membuat rencana untuk menyiapkan program usaha yang dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu dibutuhkan anggaran pendukung yang bisa dikucurkan melalui APBD," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat yang juga Seknas Jokowi di Kota Metro Bendot Iskandar mengatakan, sangat mendukung jika adanya program Pemkot yang bisa meminimalisir kesulitan warga akibat dampak Covid-19.
"Saya mengapresiasi dukungan Pemkot untuk mengatasinya melalui program pemulihan ekonomi di Karangrejo, Metro Utara," tandasnya.
Dia juga berharap perhatian Pemkot Metro untuk mendukung solusi peningkatan perekonomian warganya. (Rls/AB)



















