Diduga Pembuatan Lapen Di Kampung Sapto Mulyo Sarat Penyimpangan

Minggu, 15 Sep 2019 | 21:59:09 WIB, Dilihat 1685 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Diduga Pembuatan Lapen Di Kampung Sapto Mulyo Sarat Penyimpangan

Baca Juga : Menara Tower Signal Milik PT. TBG Di Gembok Warga Lantaran Tuntutan Terabaikan


Lampung Tengah, Kompas Lampung.Com - Pembuatan Lapen (lapisan penetrasi) dengan mengandalkan kucuran DANA DESA (DD) tahap dua 2019 di Kampung Sapto Mulyo, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah diduga sarat penyimpangan.

Eksekusi pengerjaan lapisan penetrasi (lapen) di Kampung Sapto Mulyo ditempatkan pada dua titik di dusun tiga dimulai pada jumat (13/09/2019) kegiatan menghampar material batu yang mana seharusnya terlebih dulu dilakukan pembersihan permukaan badan jalan dari debu atau meterial lepas lain nya kemudian setelah bersih baru ditebar aspal perekat untuk kemudian dilakukan menghampar split berukuran 3x5cm - 2x3cm - 1x2cm secara berlapis dan harus dilakukan pemadatan pada setiap lapisan disiram perekat aspal cair. Namun tidak demikian keadaanya yang dilaksanakan di Kampung Sapto Mulyo, karena team Kompas Lampung menyaksikan sendiri serta mengikuti perkembangan dalam proses pengerjaan nya.                                  

Fakta yang terekam oleh team Kompas Lampun adalah bahwa tidak ada pembersihan badan jalan dari debu dan material lepas, kemudian batu split ukuran 3x5cm - 2x3cm - 1x2cm dihamparkan tidak dilakukan pemadatan secara berlapis melainkan dihamparkan sekaligus bercampur, baru kemudian disiram perekat aspal dan penebaran debu batu.      

Didapat konfirmasi dari tim pelaksana kegiatan Marzuki mengatakan "Material batu kami hampar sekaligus tidak bertahap dan tidak  berlapis karena batunya kurang ".          

Pejabat sementara Kepala Kampung Sapto Mulyo, Ngadiso mengatakan "Saya memegang jabatan kepala kampung di Sapto Mulyo ini baru beberapa hari jadi saya belum tahu warnanya kampung ini dan akan saya cros cek ke lapangan". ujarnya.                            

Salah seorang pekerja yang ketika itu sabtu (14/09/2019) bekerja menyiramkan aspal menerangkan bahwa penyiraman aspal hanya dua kali. (Sampurna)


Video Terkait:



Menara Tower Signal Milik PT. TBG Di Gembok Warga Lantaran Tuntutan Terabaikan
  • Menara Tower Signal Milik PT. TBG Di Gembok Warga Lantaran Tuntutan Terabaikan

    Minggu, | 21:06:50 | 1780 Kali


  • Ketua DPC AJOI Mesuji Nilai Kepolisian Lambat Tangkap Pelaku Penganiayaan Jurnalis
  • Ketua DPC AJOI Mesuji Nilai Kepolisian Lambat Tangkap Pelaku Penganiayaan Jurnalis

    Minggu, | 05:31:39 | 1755 Kali


  • Peduli Sesama, Ini Yang Dilakukan Polwan Bersama Bhayangkari Cabang Tulang Bawang
  • Peduli Sesama, Ini Yang Dilakukan Polwan Bersama Bhayangkari Cabang Tulang Bawang

    Sabtu, | 21:30:52 | 1186 Kali


  • Sinyal Internet Susah, Kepalo Tiyuh Gunung Menanti Inginkan BTS Di Wilayahnya
  • Sinyal Internet Susah, Kepalo Tiyuh Gunung Menanti Inginkan BTS Di Wilayahnya

    Sabtu, | 21:23:00 | 2178 Kali


  • Lahan Rumah Sakit Umum Daerah Tulang Bawang Barat Ludes Dilalap si Jago Merah
  • Lahan Rumah Sakit Umum Daerah Tulang Bawang Barat Ludes Dilalap si Jago Merah

    Sabtu, | 21:13:17 | 1827 Kali