Dinilai Pekerjaan Jalan Lapen di Liman Benawi Dikerjakan Asal-Asalan, Ormas Bidik Angkat Bicara

Jumat, 02 Sep 2022 | 20:00:44 WIB, Dilihat 996 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Dinilai Pekerjaan Jalan Lapen di Liman Benawi Dikerjakan Asal-Asalan, Ormas Bidik Angkat Bicara

Baca Juga : Jokowi Atensi Keluhan Masyarakat, Polda Jateng Sigab Bergerak


Lampung Tengah, Kompas Lampung.Com - Pembangunan jalan lapen yang baru-baru ini diresmikan oleh Bupati Lampung Tengah yang terletak di Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo terkesan asal-asalan.

Ketua Ormas Bidik, R. Sentot Ali Basha saat ditemui awak media KompasLampung.Com mengatakan bahwa pekerjaan jalan lapen sepanjang 1.000 m tersebut sangat kental sekali aroma korupsinya, mengingat cara pengerjaan pembangunan jalan sudah tidak memenuhi standar sebagaimana pengerjaan pembangunan jalan,  seperti penggunaan material dari batu split semua nampak jelas yang dipergunakan batu sekelas sabes, jadi pada saat pemadatan diwaktu penggilasan bukan menjadi padat melainkan menjadi abu, dengan adanya kondisi yang seperti itu dikala penyiraman aspal tidak melekat dan kelihatan rapuh. 

"Ormas Bidik sebagai lembaga sosial kontrol yang bersifat universal dan independensi dengan mengedepankan kepentingan umum, berkaitan dengan kinerja pemerintah dalam penggunaan anggaran negara, apabila disinyalir adanya penyelewengan uang negara yang dilakukan oleh pemerintah maupun rekanannya dalam setiap kegiatan, maka Ormas Bidik tidak segan-segan untuk memberikan teguran," terang Sentot.

"Setidaknya dengan adanya teguran dapat mencegah atau mengurangi akan tingginya nilai rupiah yang dikorupsi," tambah Sentot.

Yang mengherankan menurut Sentot adalah bagaimana mungkin sebuah hasil pekerjaan jalan lapen di Kampung Liman Benawi yang terlihat jelas sangat amburadul justru diterima dan diresmikan oleh orang nomor satu di Lampung Tengah tanpa harus melakukan uji kelayakan terlebih dahulu.

"Ini jalan belum dipergunakan oleh pengguna jalan, materialnya sudah banyak yang berserakan dan mengelupas akibat hujan, bagaimana jadinya kalau jalan tersebut sudah dipergunakan oleh penguna jalan," kata Sentot.

Selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kota Metro, Sentot Ali Basya mendesak kepada instansi terkait untuk segera memanggil dan memeriksa rekanan yang melakukan pekerjaan jalan lapen yang terletak di Kampung Liman Benawi ini.

"Jangan seolah-olah Pemerintah tutup mata dan menganggap sudah benar, dengan mengacu pada sebuah perawatan pada akhirnya," tambah Ketua DPC Ormas Kota Metro.

Dari masyarakat dan pamong Desa Liman benawi yang ditemui awak media mengatakan keheranannya terkait pembangunan jalan tersebut, seperti tidak adanya papan proyek lazimnya sebuah proyek.

Hingga berita ini diturunkan, Kadis PU Lampung Tengah belum bisa dikonfirmasi karena no telepon selulernya tidak aktif. (KN)



Jokowi Atensi Keluhan Masyarakat, Polda Jateng Sigab Bergerak
  • Jokowi Atensi Keluhan Masyarakat, Polda Jateng Sigab Bergerak

    Jumat, | 19:38:03 | 718 Kali


  • Laskar Merah Putih (LMP) Rayakan HUT RI Ke - 77 Di Halaman Seketariat Laskar Merah Putih Kota Metro
  • Laskar Merah Putih (LMP) Rayakan HUT RI Ke - 77 Di Halaman Seketariat Laskar Merah Putih Kota Metro

    Rabu, | 19:57:25 | 1332 Kali


  • Diduga Tanahnya Diserobot PT GFI, Warga Desa Padang Kandis Ngadu ke Presiden Joko Widodo dan KPK
  • Diduga Tanahnya Diserobot PT GFI, Warga Desa Padang Kandis Ngadu ke Presiden Joko Widodo dan KPK

    Selasa, | 08:43:25 | 1276 Kali


  • Musa Ahmad Apresiasi Wong Agro Atas Inovasinya Memajukan Pertanian di Lampung Tengah
  • Musa Ahmad Apresiasi Wong Agro Atas Inovasinya Memajukan Pertanian di Lampung Tengah

    Senin, | 23:48:54 | 1396 Kali


  • Pamong se-Lampung Timur Pertanyakan Enam Bulan Siltap Yang Belum Cair
  • Pamong se-Lampung Timur Pertanyakan Enam Bulan Siltap Yang Belum Cair

    Senin, | 18:55:10 | 1720 Kali