Drs. Suroto : SD Negeri 7 Kampung Baru Terapkan Akhlak Siswa Sejak Dini
Pendidikan

Selasa, 09 Apr 2019 | 13:26:51 WIB, Dilihat 2982 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Drs. Suroto : SD Negeri 7 Kampung Baru Terapkan Akhlak Siswa Sejak Dini Kepala SD Negeri 7 Kampung Baru, Drs. Suroto.

Baca Juga : Massa Desak KPK Usut Tuntaskan Kasus PLTU Riau 1


Kompas Lampung.com, Kotagajah - Menyelamatkan generasi yang tangguh dan berkualitas, adalah tugas dewan guru meletakan pondasi yang kuat berupa iman dan takwa terhadap siswa-siswinya. Seperti, Sekolah Dasar (SD) Negeri 7 Kampung Baru Kecamatan Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah(Lamteng), berupaya maksimalkan terapkan akhlak sejak dini.

Kepala Sekolah SD Negeri 7 Kampung Baru, Drs. Suroto mengatakan, mendidik siswa - siswinya di sekolah agar mempunyai kepribadian, beretika, bermoral, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hal tersebut sesuai dengan UU No 20. tahun 2003, bab II, pasal 3, bahwa manusia Indonesia seutuhnya, adalah manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab," kata Suroto kepada Kompas Lampung.com, Selasa 9 April 2019 di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Suroto menambahkan, tujuan untuk menambah pengetahuan calon pendidik, yakni memahami peran guru professional. Seperti, mengetahui peran guru dalam membentuk etika, moral, dan akhlak, agar peserta didik mampu menjadi anggota masyarakat yang patuh dan taat terhadap norma - norma yang berlaku pada masyarakat.

Dari pengertian kebahasaan ini terlihat, bahwa etika berhubungan dengan upaya menentukan tingkah laku siswa-siswinya. "Adapun arti etika dari segi istilah, telah dikemukakan para ahli dengan ungkapan yang berbeda-beda sesuai dengan sudut pandangnya," ujarnya.

Suroto mengatakan, penanaman akhlakul karimah (ahlak terpuji, red) akan terpatri bila dilakukan sejak dini. Ibarat mengukir diatas batu, akan tertoreh dengan jelas dan kuat. Tidak bisa dilakukan secara instans, dan namanya pondasi musti harus digarap dulu. Bukan gentingnya dulu yang dipasang. Meskipun manusia memiliki keterbatasan, tetapi bila pondasinya sudah kuat, maka akan terselamatkan.

Untuk itu, kata dia, perlu ditanamkan sikap jujur, saling menghargai, bertoleransi dalam diri setiap siswa, karena sikap ini mempunyai dampak luas bagi kehidupan orang lain dalam masyarakat dan negara," imbuhnya.

Masih dikatakan Suroto, sikap jujur, bertoleransi, berdisiplin akan menjadi budaya masyarakat bangsa apabila perilaku religius menjadi kebiasaan sehari-hari. Perilaku religius akan mendekatkan insan manusia terhadap Tuhannya, sehingga dapat meningkatkan iman dan takwa," tutup Suroto. (Red)



Massa Desak KPK Usut Tuntaskan Kasus PLTU Riau 1
  • Massa Desak KPK Usut Tuntaskan Kasus PLTU Riau 1

    Selasa, | 01:45:35 | 1807 Kali


  • Polres Tanggamus dan Polda Lampung Tangkap Pembobol ATM Buronan Polda Kepri
  • Polres Tanggamus dan Polda Lampung Tangkap Pembobol ATM Buronan Polda Kepri

    Selasa, | 00:58:50 | 2050 Kali


  • Pemilu 2019 Tingal Hitung Hari,  Kapolres Metro Berikan Arahan
  • Pemilu 2019 Tingal Hitung Hari, Kapolres Metro Berikan Arahan

    Selasa, | 00:25:48 | 1816 Kali


  • Hadapi Pemilu 2019 : Polres Metro Gelar Pelatihan Tactical Game
  • Hadapi Pemilu 2019 : Polres Metro Gelar Pelatihan Tactical Game

    Senin, | 23:52:32 | 1699 Kali


  • Personil Polres Metro Patroli Amankan Gudang Logistik
  • Personil Polres Metro Patroli Amankan Gudang Logistik

    Senin, | 23:02:24 | 3810 Kali