Baca Juga : Diterpa Isu Miring Pembangunan Gedung SMA N 1 Batanghari, Tenaga Ahli Angkat Bicara
Kota Metro, KompasLampung.Com - Lambatnya penanganan Pemerintah Kota Metro dalam menangani perbaikan jalan rusak, membuat warga sekitaran Jalan Pattimura Kelurahan Banjarsari, Metro Utara melakukan aksi protes dengan bergotong-royong menimbun jalan berlubang sebagai bentuk kekecewaan masyarakat kepada Pemerintah Kota Metro.
"Terus terang kami kecewa dengan Pemerintahan Kota Metro saat ini, entah terkesan lambat atau memang tidak perduli dengan kondisi jalan di Kota Metro yang lumayan cukup parah, khususnya di Jalan Pattimura Banjarsari Metro Utara," kata Abdul Hadi tokoh masyarakat Banjarsari, Sabtu (4/7/2020).
Dirinya juga menjelaskan kondisi jalan rusak tersebut sudah cukup lama dan sering menjadi faktor terjadinya kecelakaan.
"Kondisi ini sudah cukup lama sejak 2019 dan baru sekali dilakukan penambalan, sudah sepuluh kali lebih terjadi kecelakaan berat akibat kondisi jalan berlubang, ditambah lagi bila cuaca panas banyak debu bercampur krikil berterbangan hingga mengganggu pemandangan," paparnya.
Anggota Komisi III DPRD Kota Metro Didik Isnanto yang turut bergotong royong menimbun jalan bersama warga mengatakan, kerusakan Jalan Pattimura sudah terlalu parah dan terkesan dibiarkan begitu saja.
"Ada sekitar delapan titik terparah di sepanjang Jalan Pattimura ini, saat ini kodisi kerusakan jalan ini memang parah, jalan dipenuhi lubang ditambah debu yang cukup tebal, sudah dua hari ini kita lakukan penambalan yang dananya berasal dari swadaya masyarakat serta dibantu pengusaha Gudang Gembira bersama Gudang Amanah Maju Mapan Naraya (AMN)," jelasnya.
Lanjutnya, "DPRD sebelumnya telah mengusulkan perbaikan jalan Pattimura kepada Pemerintah Provinsi Lampung melalui dinas terkait dan meminta pihak terkait untuk mengevaluasi pembangunan median jalan Pattimura terutama pembangunan drainase yang menjadi penyebab utama jalan rusak, membuat air menggenang di badan jalan," tutupnya. (Rani)


















