Baca Juga : Untuk Kesekian Kalinya Pemerintah Desa Sungai Buaya Mesuji Lakukan Penyemprotan Desinfektan
Mesuji, Kompas Lampung.Com- Bupati Mesuji Saply TH geram. Banyak Aparatur Sipil Negara diam-diam terpantau berpergian ke luar Kabupaten Mesuji tanpa izin. Hal ini terungkap dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Rumah Dinas Bupati Mesuji, Simpang Pematang, senin (30/03/2020).
Sejumlah ASN pulang-pergi ke luar Mesuji, "Sudah saya bilang, kita ini bukan libur tapi bekerja dari rumah. Stand-by jangan pergi-pergi!," ucap Saply.

Mantan Sekretaris Kecamatan Mesuji ini menjelaskan, dalam kondisi pencegahan pendemi Corona yang terus dilakukan, sikap para ASN yang nakal itu justeru berpontensi membawa ancaman penularan baru. Karena itu ia mengancam akan memberhentikan ASN dari jabatannya jika masih ditemukan tidak berada di tempat tanpa izin.
"Kalau masih ada yang keluar, jangan pulang lagi. Kalau minta di ganti, saya ganti, Eselon II dan III absen setiap hari dan teruskan ke saya," katanya.
Menanggapi hal ini, PLH Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Edison Basid Habibi menegaskan kembali prihal Surat Edaran nomor 440/1120/1.01/MSJ/2020 tentang Tindaklanjut Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mesuji.
Dalam edaran itu salah satunya disebutkan: Untuk meminimalisir penyebaran Coviod-19, ASN di Kabupaten Mesuji dapat melaksanakan tugas-tugas pekerjaan kantor/kedinasan di rumah masing-masing (bukan libur).

"Jadi bukan libur, karena itu para pejabat tidak boleh keluar dari Mesuji atau berada di luar daerah, handphone harus selalu aktif dan bila dikontak sewaktu-waktu jarak tempuhnya tidak lebih dari satu jam," tegas Edison. (hdz)




















