Baca Juga : VIRAL...!!! Aksi Koboi Anggota Resmob Polres Lampung Timur Tembak Pencuri Motor
Way Kanan, Kompas Lampung.Com - Hari ini, Selasa (09/07/2019) bertempat di Ruang Kerjanya, Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Usman Karim JAB, S.Pd.,M.M menerima Audiensi Penerbit Buku Antologi Karya Guru-Guru Kabupaten Way Kanan.
Dalam audiensi tersebut Bupati Raden Adipati mengapresiasi karya-karya sastra para guru yang tertuang dalam bentuk tulisan baik puisi, pantun maupun pisaan yang terdapat unsur budaya Kabupaten Way Kanan. Bupati juga berharap agar karya-karya tersebut dapat terus dikembangkan dan dilestarikan mulai dari pelajar Sekolah Dasar, Menengah sampai masyarakat.

“Saya bangga memiliki masyarakat terutama guru-guru yang kreatif dan berprestasi, karena selain dapat mecerdaskan anak bangsa juga dapat membanggakan Kabupaten Way Kanan. Semoga bakat yang menjadi hobby ini dapat dilestarikan dan mulai diperkenalkan kepada anak-anak didik di Sekolah melalui kegiatan-kegiatan internal sekolah agar mereka dapat mengekspresikan karya-karya bapak ibu yang telah dibuat”, ujar Bupati Raden Adipati.
Menurut Bupati Adipati, pengenalan karya sastra juga dapat melalui berbagai cabang perlombaan di Sekolah sampai tingkat Kabupaten seperti lomba cipta atau baca puisi, pantun atau pisaan karya Komunitas Sastra bapak ibu.
“Menurut Saya sastra atau puisi itu bukan hanya ditulis dibuku kemudian dibaca saja dalam bentuk tumpukan kertas, tetapi diekspresikan apalagi puisi ini mengandung budaya Ramik Ragom yang ada di Way Kanan”, tuturnya.
Selanjutnya, pada Audiensi yang juga dihadiri oleh perwakilan penerbit buku Antologi Way Kanan Nunik Deti Lestari, S.Pd, Apri Medianingsih, M.Pd dan Daroji, S.Pd dari SMP Negeri 3 Negeri Agung, Aidawati, S.Pd dari SMP Negeri 5 Blambangan Umpu dan Muhammad Taufik Tawakal, S.Pd dari SD Negeri 1 Kalipapan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Usman Karim mengatakan bahwa di Way Kanan sudah terdapat 107 guru yang tergabung dalam Komunitas Sastra Way Kanan dimana 62 diantaranya telah menulis dan menerbitkan buku berisi sastra puisi, pantun dan pisaan yang mengandung nilai-nilai budaya dan suku di Way Kanan dengan penulisan bahasa beragam mulai dari Jawa, Bali dan Lampung. (Fitria)




















