Warga Metro Kibang Keluhkan Debu Perbaikan Jalan Lintas Antar Kabupaten

Senin, 19 Okt 2020 | 19:07:06 WIB, Dilihat 2064 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Warga Metro Kibang Keluhkan Debu Perbaikan Jalan Lintas Antar Kabupaten

Baca Juga : FPII Lampung Tengah : Perbup. No.8 Th 2019 Cacat Hukum


Lampung Timur, KompasLampung.Com - Perbaikan Jalan Lintas Metro Kibang mulai dari kuburan cina hingga pasar Desa Margototo, yang beberapa waktu telah di laksanakan oleh Pemerintah Provinsi, dalam kegiatan penimbunan di beberapa titik ruas jalan yang berlubang dengan bahan material batu sabes, ternyata menuai keluhan bagi Masyarakat sekitar atau pinggir Jalan tersebut.

Di akibatkab oleh hamburan debu dari material yang telah di gelar yang terkesan pekerjaan tersebut tidak ada lagi tindak lanjutnya untuk pengaspalan yang sehingga bilamana sudah di lewati oleh kendaraan maka terlihat seperti hujan debu.

Keluh kesah itu rupanya di rasakan bukan hanya warga sekitar melainkan bagi pengguna jalanpun sangat terganggu dengan adanya debu yang selalu berhamburan dengan adanya itu selain menggangu pernafasan juga menimbulkan berbagai penyakit bagi pengguna jalan lebih lebih bagi Masyarakat sekitar yang mempunyai warunk seperti warunk makan madiun dan toko sembako dan buah buahan. Yang barang tentu dengan adanya hujan debu tentu akan berdampak pada sebuah kotornya dagangan mereka sehingganya akan berimbas pada lemahnya masyarakat untuk berbelanja mengingat dagangan mereka jadi kotor semua, sehingga para pedagang pada merugi.

Menurut Wagio salah satu Warga, "dengan adanya perbaikan Jalan tentu Masyarakatpun sangat senang sekali, namun bilamana pekerjaan itu di lakukan dengan sungguh-sungguh tentunya semua itu tidak lebih dari 2 kerja. Akan tetapi karena pekerjaan tersebut hanya untuk buat main-mainan ya sepertinya pekerjaan tersebut tidak kunjung selesai justru yang ada hanya membuat penyakit saja," ungkapnya.

Lain halnya yang di sampaikan oleh salah satu pengguna jalan, Ibu Ami panggilan akrapnya Warga Desa Jaya Asri, sungguh sangat di sayangkan bilamana para pelaku proyek bila melakukan pekerjaan hanya setengah-setengah saja dengan cara mencicil pekerjaan yang ada bukan langsung di jadikan, apa mereka itu tidak pernah melihat atau bahkan mendengar dari keluhan Masyarakat kalau dengan cara pengerjaan seperti itu dapat membahayakan lingkungan atau si pengendara lebih lebih pengendara roda dua (Motor), selain pakaian jadi kumel juga mata pun jadi sakit akibat kemasukan debu tersebut," keluhnya.

"Harapan saya Pemerintah untuk sekiranya cepat tanggap dan sesegera mungkin menekan bagi pemenang tender untuk melakukan pekerjaan tersebut demi kenyamanan bersama baik dari masyarakat maupun sipengguna jalan, dan Pemerintah juga kalau melakukan pekerjaan haruslah memikirkan kenyamanan dari aspek kepentingan umum" tandasnya. (Bambang S)



FPII Lampung Tengah :  Perbup. No.8 Th 2019 Cacat Hukum
  • FPII Lampung Tengah : Perbup. No.8 Th 2019 Cacat Hukum

    Minggu, | 18:34:15 | 1428 Kali


  • Kerjasama Dengan 4 Kandidat Calon Walikota, RAPI Kota Metro Bagikan 2.150 Masker
  • Kerjasama Dengan 4 Kandidat Calon Walikota, RAPI Kota Metro Bagikan 2.150 Masker

    Rabu, | 16:18:25 | 1652 Kali


  • Mantan Ketua DPRD Kota Metro Berani Di Laknat Bila Berbohong
  • Mantan Ketua DPRD Kota Metro Berani Di Laknat Bila Berbohong

    Selasa, | 16:12:38 | 1252 Kali


  • Mapolres Lampung Tengah Kejar Pelaku Pemerkosa
  • Mapolres Lampung Tengah Kejar Pelaku Pemerkosa

    Selasa, | 16:00:07 | 1631 Kali


  • HMI Metro Demo Berujung Keributan
  • HMI Metro Demo Berujung Keributan

    Selasa, | 15:44:52 | 1395 Kali