Baca Juga : Bank Syariah Metro Madani Dirampok, Dirut Pastikan Semua Aset Nasabah Aman
Lampung Tengah, KompasLampung.Com - Pembangunan penambahan ruangan di Puskesmas Bina Karya Utama, Kecamatan Putra Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah diduga dikerjakan tidak sesuai dengan Juknis dan RAB yang telah ditentukan oleh dinas terkait.
Dari papan informasi yang terpampang di lokasi proyek tertulis bahwa pembangunan penambahan ruangan Puskesmas Bina Karya Utama tersebut menggunakan APBD Kabupaten Lampung Tengah sebesar Rp 1.416.570.600,- dari anggaran tahun 2022.
Saat awak media SKM Kompas Lampung meninjau langsung lokasi kegiatan pembangunan di instansi Dinas Kesehatan Lampung Tengah yang dikerjakan oleh CV Multitalenta patut diduga pelaksanaannya tidak sesuai dengan RAB atau juknis yang ditentukan, karena dari pantauan tim Kompas Lampung di lokasi, bangunan lama tidak dibongkar yang seharusnya dibongkar total dan dibangun sesuai dengan juknis atau K.A.K.

Selain itu tim Kompas Lampung juga menemukan pemakaian besi untuk tiang cor memakai besi ukuran 14 mm di oplos dengan besi ukuran 10 mm dengan komposisi adukan cor yang seharusnya 1 bak semen, 2 bak batu split dan 3 bak pasir, tetapi dalam pelaksanaannya dibuat 1 bak semen, 2 bak batu split dan 7 bak pasir.
Hal ini terjadi karena minimnya pengawasan dari dinas terkait, sedangkan Kepala Puskesmas Bina Karya Utama saat dihubungi tim Kompas Lampung melalui telpon pada Minggu (25/09/2022) yang lalu mengatakan bahwa dirinya tidak berani menegur pemborong. Saat dimintai statement, dirinya juga tidak berani memberikan komentar dengan alasan tidak tahu gambar pekerjaanya.
Dari penjelasan tukang saat ditemui tim Kompas Lampung di lokasi proyek mengatakan bahwa semua pekerjaan pembangunan tersebut atas perintah pemborong.
“Kami hanya diperintah oleh pemborong agar gedung lama tidak dibongkar, hanya disuntik tiang cor nya saja,” jelas salah satu tukang kepada tim Kompas Lampung, Senin (17/10/2022).
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana kegiatan pembangunan proyek di Puskesmas Bina Karya Utama, Kecamatan Putra Rumbia tidak mau ditemui. (Heri)




















