Baca Juga : SMA Negeri 3 Metro Tingkatkan Mutu Pendidikan Prestasi dan Pentingnya Pendidikan Akhlak
METRO, Kompas Lampung.com - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Kota Metro Dra. Hj. Dwi Widyaningsih, MM mengaku, berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dengan semangat kebersamaan, menerapkan pembelajaran efektif, kreatif, inovatif dan menyenangkan para siswa. Dengan harapan, mampu mencipkatakan siswa berprestasi, cerdas dan beriman. Hal tersebut sesuai dalam Undang-undang RI Nomor 20 pasal 40, ayat (2) tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Menurutnya, bagai rumah yang kedua bagi guru dan siswa, sehingga pihaknya akan menciptakan budaya bersih di lingkungan sekolah. “Karena dengan lingkungan sekolah yang bersih dan teduh, membuat suasana yang nyaman dapat membuat para siswa betah berada di sekolah. Dengan visi melalui proses belajar mengajar mewujudkan manusia yang berakhlak mulia, yang dilandasi nilai-nilai budaya luhur sesuai ajaran agama, maka pihaknya merasa optimis siswanya bisa mendapat prestasi,” kata Dwi Widyaningsih kepada Kompas Lampung.com di selah kegiatannya kemarin.
Dwi Widyaningsih menambahkan, selain ciptakan semangat kebersamaan, SMK Negeri 1 Metro juga terus tingkatkan satuan pendidikan. Seperti, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTPS) adalah, kurikulum operasional yang disusun, dikembangkan, dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Penyusunan KTSP dilakukan oleh satuan pendidikan dengan memperhatikan dan berdasarkan standar kompetensi serta kompetensi dasar yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan.
Ditambahkan Dwi Widyaningsih, dalam kaitannya dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah, dikembangkan sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi dan karakteristik daerah, serta social budaya masyarakat setempat dan peserta didik. Sekolah dan komite sekolah, yakni mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan, dibawah supervise dinas pendidikan kabupaten/kota, dan departemen agama yang bertanggungjawab di bidang pendidikan,” jelasnya.
Kemudian, kata Dwi, dalam menetapkan kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan visi, misi, dan tujuan SMK Negeri 1 Metro dituntut untuk mengembangkan strategi, menentukan prioritas, megendalikan pemberdayaan berbagai potensi sekolah dan lingkungan sekitar, serta mempertanggunng jawabkannya kepada masyarakat dan pemerintah. Dalam KTSP, pengembangan kurikulm dilakukan oleh guru, kepala sekolah, serta komite sekolah dan dewan pendidikan,” jelasnya.
Masih di katakan Dwi Widyaningsih, selain tingkatkan satuan pendidikan, SMK Negeri 1 Metro juga berupaya tanamkan akhlak siswa sejak dini. Seperti, menjalankan program keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) serta budaya peduli lingkungan melalui gerakan sekolah berbasis lingkungan, kini SMK Negeri 1 Metro pun ingin menanamkan karakter kedisiplinan kepada peserta didik sejak dini. Program ini, juga menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan mutu dan kualitas sekolah. Dimana, kami siap memperbaiki berbagai sistem sekolah, satu diantaranya adalah sistem kedisiplinan sekolah.
Dwi Widyaningsih menjelaskan, peningkatan kedisiplinan di sekolah memang sangat perlu ditingkatkan. Sehingga, segala sesuatu dapat berjalan dengan baik. Selain itu, kedisplinan ini juga memberikan pengaruh positif terhadap siswa dalam menghargai waktu. Sasaran dari program ini, agar para siswa dapat mengikuti aturan yang ada di sekolah,’’ tutup Dwi. (Red)


Kepala SMK Negeri 1 Metro Dra. Hj. Dwi Widyaningsih, MM (tengah, red) dan dewan guru foto bersama dengan, Mochamad Widiyanto, S.Pd, MT dan Dr. Suryana Iskandar, M.Pd usai kegiatan produktif jasa boga beberapa waktu lalu. 














