Baca Juga : Dinilai Pekerjaan Jalan Lapen di Liman Benawi Dikerjakan Asal-Asalan, Ormas Bidik Angkat Bicara
Lampung Timur, KompasLampung.Com - Permasalahan ekonomi akhir-akhir ini membuat warga masyarakat stres, seperti dialami oleh Sarimin (36) warga Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, beban hidup membuatnya mengambil jalan pintas, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat (02/09/2022) saat salah satu warga Desa Jadi Mulya, Kecamatan Sekampung bernama Adila Aryanto (31) akan melakukan pemupukan di lahan pertaniannya melihat orang tergantung di pohon setinggi 3 meter yang tidak jauh dari area lahannya.
Setelah memastikan benar orang yang tergantung, Aryanto menghubungi Pamong Desa bernama Harmoko, selanjutnya Pamong Desa tersebut menghubungi pihak Polsek Sekampung.
Pihak Kepolisian Sektor Sekampung saat dihubungi awak media KompasLampung.Com membenarkan adanya peristiwa tersebut, dan menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis Puskesmas Sekampung ditemukan luka bekas jeratan tali di leher korban dan keluar cairan bening bercampur darah dari kemaluan korban.
Keluarga korban tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban. Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menyatakan ikhlas dan jasad korban langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Trimulyo.
Motifnya diduga kuat korban nekat melakukan aksinya karena mengalami depresi akibat permasalahan ekonomi. (KN)




















