Baca Juga : Masyarakat Mesuji Waspada Penyakit DBD
Kota Metro, Kompas Lampung.Com- Wakil Walikota Metro Djohan yang akan mencalonkan diri sebagai Walikota Metro 2020, memenuhi undangan warga Kecamatan Metro Utara untuk bertemu dan bertatap muka secara langsung, Senin (20/01/2020) malam.
Kehadiran Djohan di kelurahan Karangrejo, atas undangan warga RT/RW,08/29, disambut antusias khususnya warga kelurahan setempat dan Metro Utara umumya. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman salah satu warga seputaran Metro Utara.
Walaupun dalam kondisi hujan, tidak menyurutkan antusias masyarakat Metro Utara untuk menyambut kehadiran Djohan yang diharapkan mampu membawa perubahan di Bumi Sai Wawai.
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Camat, Babinkamtibmas, dan Lurah setempat serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Djohan menyampaikan ucapkan terima kasih atas undangan masyarakat Karangrejo, "Saya ucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara silaturahmi ini, sehingga saya pada malam ini walaupun dengan kondisi hujan, alhamdulillah dapat hadir ditengah-tengah warga Karangrejo dan Metro Utara umumnya," ujarnya.
Lebih lanjut ia juga menyampaikan, adanya keinginan masyarakat untuk menghadirkan dirinya di Kelurahan Karangrejo, "Saya ingin tau, apa sebenarnya yang membuat masyarakat ingin bertemu dengan saya, apa yang menjadi keluhan warga di sini, atau pembangunan yang belum terealisasi," ungkapnya.
Untuk itu ia meminta agar dapat disampaikan secara langsung, "Silahkan apa yang menjadi keluhan warga, sampaikan langsung di sini, karena saya tidak mau hanya dengar dan terima laporan, saya ingin tahu langsung dari warga masyarakat," tegas Djohan.
Sementara iti, Hadi Taryono, salah satu warga setempat menginginkan agar kedepan, dana APBD yang digulirkan pemerintah di Kecamatan Metro Utara, yang diusulkan melalui musrenbang agar dapat dijadikan sebagai skala prioritas oleh Pemkot Metro, untuk kebutuhan warga sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat, "jangan hanya pembangunan infrastruktur saja, karena kami disini menginginkan modal usaha juga," terangnya.
Lain lagi dengan warga RT/RT,39/10 minta kepada Djohan sebagai wakil Walikota Metro, agar di lingkungan 5 kelurahan setempat dapat di buatkan posyandu, "Karena kami sudah lama mengajukan tapi sampai sekarang belum juga terealisasi, sementara ini kami numpang dirumah warga," tegasnya.
Untuk menyikapi keluhan dan keinginan masyarakat tersebut, Djohan akan meminta lurah dan camat untuk mengajukan hal tersebut melalui Musrenbang tingkat kelurahan maupun Kecamatan sehingga dapat diakomodir, "dan saya juga meminta kepada Lurah dan Camat agar dapat turun ke tengah-tengah masyarakat, agar tau apa yang di butuhkan warga," tandasnya. (Red)




















