Baca Juga : Pemkot Metro gelar Rapat Evaluasi Covid-19
Lampung Tengah, Kompas Lampung - Kiai Agus Saputra selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darul Musthofa Tempuran sekaligus Pembina Lembaga Pendidikan Kerja (LPK) Darul Musthofa Japanese Center mengadakan Acara MOU dengan Nippon Academy (Jepang) bertempat di Aula Pondok Pesantren Darul Musthofa Tempuran, Trimurjo, Lampung Tengah, Sabtu (01/10/2022).
Acara ini dihadiri oleh Mrs. Taemi Kashiwazaki selaku Pimpinan Nippon Academy (Jepang), Pemerintah Kabupaten, Disnaker Provinsi Lampung, Disnaker Kabupaten Lampung Tengah, Kepala Kampung Trimurjo, para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
.jpeg)
Untuk menyambutan dan sebagai bentuk penghormatan tamu, dalam acara MOU tersebut diawali dengan menampilkan Tarian Wajib Lampung (Siger Pangunten), tidak lupa disertai ciri khas Paddiklat Seni Pencak Silat Pagar Nusa.

Dalam sambutannya, Bapak Kyai Agus Saputra menyampaikan bahwa dirinya berharap penuh atas Kerja sama antara LPK Darul Musthofa Japanes center dan Nippon Academy terjalin kerjasama yang maksimal dan terkoordinir.
"Alhamdulillah dari semua santri didik dari Paddiklat pagar nusa ada 5 ribuan namun yang bermukim di ponpes Darul Musthofa hanya 80 an santri. Dari semua santri atau Minasan wajib mengikuti pendidikan ala pesantren dengan landasan meningkatkan dan menanamkan ilmu agama yang tidak lain untuk selalu mengingat bahwa hidup di manapun ada Allah SWT disetiap waktu. Kami memberikan fasilitas dalam membantu Minasantri baik yang mampu atau tidak mampu dengan dibuktikannya semua minasan atau santri yang belajar bahasa Jepang tidak di pungut biaya alias 100% baik pelatihan maupun pemberangkatan ke Jepang," ucap Kyai Agus Saputra.
“Namun apabila orang tua ingin ikut andil dan membantu dalam mengembangkan LPK maupun Pondok Pesantren, kami mempersilakan dengan senang hati,” imbuhnya.
Dirinya pun berharap minasan menjadi santri yang berbudi luhur, akademis dan penuh karya sehingga diharapkan menjadi pioner contoh di masyarakat bisa menjadi garda terdepan dalam berhidmah di agama, masyarakat, nusa dan bangsa. Dengan peduli terhadap pendidikan masa depan pemuda dan pemudi," ujarnya.
.jpeg)
Kyai Agus Saputra mengajak kepada siapapun untuk dapat ikut andil dalam berkontribusi jariyah baik secara materiil maupun moril demi kemajuan para santri yang digawangi Ponpes Darul Musthofa ini.
Dalam kesempatan yang sama, Suparyono,S.IP. MM selaku Camat Trimurjo mengatakan bahwa ini merupakan terobosan yang sangat positif, dimana kerjasama ini memberikan peluang yang sangat bagus dimasa depan selain mereka dapat belajar/sekolah juga bisa sambil bekerja.
"Jadi kedepan saya berharap bahwa kerjasama ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh generasi muda yang ada di Kecamatan Trimurjo dan sekitarnya untuk meraih cita-citanya, dan diawal kerjasama ini pada bulan April 2022 telah mengirim 20 santri/anak dari Ponpes Darul Musthofa," ucapnya.
Lanjut untuk sesi pertanyaan dari para minasan maupun segenap yang hadir pada hari ini. Sensei Boni selaku Guru bahasa Jepang (LPK Darul Musthofa) memberikan arahan serta menerjemahkan baik dari pertanyaan maupun jawaban seputar Jepang. (Din/Asha)




















